Bekasi – Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan DPRD Kabupaten Bekasi menggelar Rapat Kerja (Raker) tahunan di kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor, sebagai langkah strategis memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas kerja jurnalistik anggota.
Kegiatan yang berlangsung di Villa Kaca 88 dan Glamping tersebut diikuti seluruh anggota Pokja dalam suasana produktif, penuh kebersamaan, serta semangat memperkuat profesionalisme pers.
Ketua Pokja Wartawan DPRD Kabupaten Bekasi, Dwi Septiaji, menjelaskan bahwa rapat kerja menjadi forum penting untuk melakukan evaluasi program, menyusun agenda organisasi ke depan, serta memperkuat sinergi antaranggota.
“Raker ini menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus merumuskan program kerja yang lebih terarah, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat,” ujar Dwi Septiaji.
Dalam forum tersebut, peserta membahas sejumlah agenda prioritas, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kompetensi wartawan, penguatan etika profesi, hingga strategi peningkatan kualitas pemberitaan di lingkungan DPRD Kabupaten Bekasi.
Selain itu, berbagai masukan dan pandangan konstruktif dari anggota turut menjadi bahan pembahasan. Salah satu poin yang mengemuka adalah harapan agar para anggota DPRD Kabupaten Bekasi lebih terbuka dalam menyampaikan informasi terkait kinerja dan program kerja kepada media sebagai sarana transparansi publik.
Menurut Dwi, keterbukaan informasi akan mendukung terciptanya komunikasi yang sehat antara legislatif, media, dan masyarakat sehingga informasi pembangunan daerah dapat tersampaikan secara akurat dan berimbang.
Melalui hasil rapat kerja tersebut, Pokja Wartawan DPRD Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga independensi jurnalistik, serta memperkuat peran media sebagai mitra strategis dalam memberikan informasi yang edukatif dan terpercaya kepada masyarakat.
Raker ditutup dengan penetapan sejumlah program prioritas organisasi serta komitmen bersama seluruh anggota untuk menjaga kekompakan, integritas, dan kualitas kerja jurnalistik di masa mendatang.(SLM-red)












