⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Melayang Kiri
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Iklan Melayang Kanan
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Banner Header Utama
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Oknum Polisi Di Garut Ngamuk Bersenjata di Depan Rumah Anggota DPR RI

Oknum Polisi Bersenjata Ngamuk di Garut, Bawa Samurai dan Revolver, Warga Dibuat Ketakutan

banner 120x600

GARUT, Jawa Barat — Publik Kabupaten Garut digegerkan dengan aksi brutal seorang pria yang diduga oknum anggota kepolisian aktif setelah mengamuk sambil membawa senjata tajam di kawasan Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (19/5/2026) sore.

Peristiwa yang viral di berbagai platform media sosial itu memperlihatkan pelaku berteriak histeris sambil menenteng samurai dan mengeluarkan ancaman kepada warga sekitar. Situasi mendadak berubah mencekam ketika pria tersebut diduga mencari rumah milik anggota DPR RI Fraksi Golkar, Ade Ginanjar.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, pelaku datang menggunakan mobil dari arah Jalan Raya Samarang sekitar pukul 17.00 WIB. Sesampainya di lokasi, pria tersebut langsung membuat keributan dan merusak fasilitas milik warga, termasuk tenda pedagang serta pintu warung di sekitar tempat kejadian.

Warga yang berada di lokasi mengaku ketakutan lantaran pelaku bertindak agresif sambil membawa senjata tajam jenis katana. Bahkan, dari pinggang pelaku juga ditemukan senjata api jenis revolver yang masih tersarung.

Informasi yang dihimpun menyebutkan pelaku diduga merupakan anggota aktif dari Bidang Dokkes Polda Jawa Barat berinisial P.

Dalam video yang beredar, pelaku terdengar berteriak menyebut nama Ade Ginanjar sambil mengaku berasal dari institusi kepolisian. Kondisinya saat itu diduga berada di bawah pengaruh minuman keras.

Seorang pedagang di lokasi bernama Wilma mengungkapkan, aksi pelaku nyaris memakan korban setelah salah satu anggota keluarganya hampir terkena sabetan senjata tajam.

“Nyaris kena bacok, untung masih bisa menghindar,” ujarnya kepada warga sekitar.

Ketegangan terus berlangsung hingga aparat dari Polsek Tarogong Kaler tiba di lokasi. Karena pelaku sulit dikendalikan dan terus mengancam warga, petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menabrakkan mobil patroli ke arah pelaku hingga tersungkur.

Meski sempat kembali berdiri, pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan setelah seorang warga menyergapnya dari belakang. Massa yang emosi kemudian sempat menghajar pelaku sebelum aparat mengamankannya dari amukan warga.

Setelah berhasil diamankan, polisi menemukan revolver di pinggang pelaku serta senjata tajam yang digunakan saat mengamuk. Penemuan tersebut langsung memicu sorotan publik karena dinilai sangat membahayakan keselamatan masyarakat.

Saat dikonfirmasi, Ade Ginanjar membenarkan bahwa rumah miliknya menjadi sasaran kedatangan pelaku. Namun ia memastikan pria tersebut tidak sempat masuk ke dalam rumah.

“Dia hanya berada di luar sambil berteriak. Saya juga sedang tidak berada di lokasi,” ujarnya.

Ade juga mengaku hanya mengenal pelaku sebatas tahu dan tidak memiliki hubungan dekat.

Sementara itu, Kapolres Garut Yugi Bayu Hendarto membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, pelaku hingga kini belum diperiksa lantaran masih menjalani perawatan medis akibat luka yang dialaminya saat proses penangkapan.

“Yang bersangkutan saat ini masih dalam penanganan medis terlebih dahulu,” katanya kepada awak media.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyatakan pihaknya tengah melakukan pendalaman terkait identitas lengkap serta motif aksi brutal pelaku.

Kasus ini kini menjadi perhatian luas publik setelah rekaman video penangkapan dan aksi pengamukan tersebut tersebar masif di media sosial. Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran pidana maupun internal terhadap oknum tersebut.

Iklan Sponsor
⚡ Ruang Iklan TersediaPosisi: Banner Setelah Pos Terkait
Klik untuk pasang iklan.
Pasang Sekarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *