BOGOR – Semangat kebersamaan dan soliditas antara TNI dan Polri kembali ditunjukkan melalui apel gabungan yang digelar di wilayah hukum Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ngariung bareng sebagai simbol penguatan sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Apel berlangsung dengan khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan. Momentum tersebut menjadi wadah mempererat koordinasi antarlembaga guna menjaga stabilitas keamanan wilayah, sekaligus memperkokoh komitmen bahwa NKRI adalah harga mati demi kepentingan bangsa dan negara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 0621-10 Cisarua-Megamendung Mayor Arm Sutrisno, S.Pd., Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana, S.H., M.H., Kapolsek Cisarua AKP Budi Sartono, serta sekitar 30 personel gabungan dari Polsek dan Koramil. Turut hadir Camat Cisarua Heri Risnandar, S.STP dan Camat Megamendung Ridwan, S.Sos.
Apel diawali dengan doa sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT serta pembacaan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Setelah itu, pengarahan disampaikan secara bergantian oleh Danramil 0621-10 Cisarua-Megamendung, Kapolsek Megamendung, dan Kapolsek Cisarua.
Dalam arahannya, para pimpinan menekankan pentingnya menjaga sinergitas TNI-Polri dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kolaborasi yang kuat dinilai menjadi kunci untuk menjaga stabilitas keamanan nasional, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Selain itu, seluruh personel juga diingatkan untuk terus mempererat koordinasi dengan unsur Forkopimcam, Muspika, pemerintah daerah, hingga masyarakat.
Kesamaan visi dan tujuan diharapkan mampu menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, lancar, dan kondusif dalam mendukung setiap agenda pemerintahan maupun aktivitas masyarakat di Kabupaten Bogor.
Kegiatan apel gabungan yang dilanjutkan dengan ngariung bareng tersebut menjadi wujud nyata komitmen TNI dan Polri dalam menjaga kebersamaan, memperkuat soliditas, serta memastikan keamanan wilayah tetap terpelihara demi kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia.














