SERANG BARU, Kab Bekasi — Dentuman pesta demokrasi Desa Jayamulya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, akhirnya pecah. Hasil penghitungan suara Pilkades serentak, Minggu (20/9/2026), menempatkan petahana Asep Gunawan sebagai peraih suara terbanyak dengan selisih yang sangat jauh.
Dari total 21 Tempat Pemungutan Suara (TPS), Asep Gunawan yang maju sebagai calon kepala desa nomor urut 1 mengantongi 8.813 suara.
Sementara pesaingnya, calon nomor urut 2 Ujat Sumarna, memperoleh 873 suara.
Adapun suara tidak sah tercatat sebanyak 278 suara, sehingga total suara dalam rekapitulasi mencapai 9.964 suara.
Angka tersebut menempatkan Asep Gunawan sebagai calon dengan perolehan suara terbanyak dalam Pilkades Jayamulya 2026.
Selisih Suara Mencapai Ribuan
Bila dibandingkan dengan perolehan Ujat Sumarna, terdapat selisih 7.940 suara.
Perolehan tersebut sekaligus mengantarkan Asep Gunawan untuk melanjutkan kepemimpinannya sebagai Kepala Desa Jayamulya pada periode 2026–2034.
Asep Gunawan diketahui berdomisili di Kampung Cikarang Tekel RT 03/RW 02, Desa Jayamulya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Pilkades Jayamulya diikuti dua calon kepala desa. Warga mendatangi TPS sejak pagi untuk menggunakan hak pilihnya dalam menentukan pemimpin desa untuk periode berikutnya.
Antusiasme Warga Mengiringi Pemungutan Suara
Suasana pemungutan suara berlangsung dengan antusias. Masyarakat terlihat berbondong-bondong mendatangi TPS yang tersebar di wilayah Desa Jayamulya.
Setelah proses pencoblosan selesai, penghitungan suara dilakukan dan disaksikan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkades.
Dari hasil penghitungan tersebut, suara untuk Asep Gunawan mendominasi perolehan suara di Jayamulya.
Rekapitulasi sementara mencatat:
Asep Gunawan — Nomor Urut 1: 8.813 suara
Ujat Sumarna — Nomor Urut 2: 873 suara
Suara tidak sah: 278 suara
Total suara: 9.964 suara
Dengan hasil tersebut, Asep Gunawan kembali memperoleh mandat melalui Pilkades Jayamulya untuk periode 2026–2034.
Kemenangan tersebut sekaligus membuka babak baru bagi kepemimpinan Asep Gunawan di Desa Jayamulya. Tantangan berikutnya adalah bagaimana mandat yang diperoleh melalui suara warga tersebut diterjemahkan dalam program pembangunan, pelayanan masyarakat, serta tata kelola pemerintahan desa selama periode keduanya.














