KAB. BEKASI — Peta kepemimpinan Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, berubah. Rizal Ependi SE, mantan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sindangmulya, meraih kemenangan telak dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang digelar Minggu (20/9/2026).
Bukan sekadar unggul tipis.
Rizal Ependi, calon kepala desa nomor urut 1, mencatat 15.738 suara. Angka tersebut mengantarkannya sebagai peraih suara terbanyak dalam kontestasi yang diikuti dua calon kepala desa.
Sementara calon nomor urut 2, R. Selpia Indriyani, yang merupakan petahana, memperoleh 4.533 suara.
Adapun suara tidak sah tercatat sebanyak 354 suara.
Jika merujuk hasil penghitungan tersebut, selisih perolehan suara kedua calon mencapai 11.205 suara.
Angka itu menjadi gambaran besarnya dukungan yang diperoleh Rizal dalam pemilihan kepala desa kali ini.
Dari Mantan Ketua BPD ke Kursi Kepala Desa
Rizal Ependi merupakan warga Kampung Cikoronjo, Desa Sindangmulya. Sebelum mengikuti kontestasi Pilkades, ia dikenal pernah menjabat sebagai Ketua BPD Sindangmulya.
Kini, hasil pemungutan suara membawa Rizal menuju posisi kepala desa untuk periode 2026–2034.
Kemenangan tersebut sekaligus menandai berakhirnya persaingan dua calon dalam Pilkades Sindangmulya.
Sejak pagi, warga terlihat mendatangi TPS untuk menggunakan hak pilihnya. Proses pemungutan hingga penghitungan suara berlangsung dalam suasana antusias dan menjadi perhatian masyarakat desa.
Warga Titip Pesan Keras
Di balik kemenangan tersebut, terdapat pekerjaan besar yang menanti kepala desa terpilih.
Masyarakat bukan hanya membutuhkan pemimpin yang menang dalam pemilihan, tetapi juga pemerintahan desa yang mampu memberikan pelayanan secara terbuka, mudah diakses, serta berpihak pada kepentingan warga.
Azwar Azhari Hermiyoto, yang akrab disapa Hari, warga Kampung Cibogo Tegal, berharap Rizal Ependi dapat menjalankan amanah yang diberikan masyarakat.
“Semoga amanah, mementingkan masyarakat dan tidak mempersulit masyarakat dalam pelayanan,” ujar Hari.
Ia juga berharap pemerintahan desa ke depan mampu mempercepat pembangunan sekaligus memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.
“Semoga semakin maju dalam pembangunan desa dan peduli masyarakat, dana desa dapat dikelola sebagaimana mestinya, serta mengutamakan program atau kegiatan yang mampu mendorong pendapatan masyarakat Sindangmulya,” katanya.
Kemenangan Besar, Tanggung Jawab Lebih Besar
Perolehan 15.738 suara menjadi modal politik sekaligus mandat besar bagi Rizal Ependi untuk memimpin Sindangmulya selama delapan tahun ke depan.
Namun, setelah kontestasi berakhir, seluruh warga berada dalam posisi yang sama sebagai masyarakat desa yang harus dilayani.
Tantangan berikutnya bukan lagi memenangkan suara, melainkan membuktikan bahwa mandat tersebut dapat diterjemahkan menjadi pelayanan publik yang lebih baik, pembangunan yang dirasakan masyarakat, serta pengelolaan pemerintahan dan anggaran desa yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pilkades Sindangmulya berlangsung aman dan lancar. Kini perhatian masyarakat tertuju pada langkah pertama Rizal Ependi setelah ditetapkan sebagai calon peraih suara terbanyak.
Suara sudah dihitung. Mandat sudah diberikan. Saatnya pembuktian dimulai.














