DEPOK – Komitmen memperkuat tata kelola perusahaan yang transparan dan berintegritas terus dilakukan oleh PDAM Tirta Asasta Depok. Upaya tersebut ditunjukkan melalui kegiatan sosialisasi pencegahan korupsi dan penguatan tata kelola perusahaan yang menghadirkan tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi di kantor pusat perusahaan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya pada sektor pelayanan publik yang memiliki keterkaitan langsung dengan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran direksi, dewan komisaris, manajemen perusahaan, serta perwakilan Pemerintah Kota Depok mengikuti pemaparan dan diskusi terkait upaya pencegahan korupsi serta penguatan sistem pengawasan internal.
Direktur Umum PDAM Tirta Asasta Depok, M. Olik Abdul Holik, mengatakan bahwa penguatan integritas menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“PDAM Tirta Asasta terus berupaya membangun budaya kerja yang bersih, profesional, transparan, dan akuntabel. Kehadiran KPK menjadi penguatan bagi seluruh jajaran perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan publik,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, tim KPK memberikan pemahaman mengenai berbagai aspek pencegahan korupsi, mulai dari penguatan sistem pengendalian internal, transparansi dalam proses pengambilan keputusan, hingga pencegahan konflik kepentingan dan praktik gratifikasi.
Kasatgas Koordinasi Supervisi KPK, Arif Nur Cahyo, menegaskan bahwa langkah pencegahan merupakan bagian penting dalam membangun lembaga publik yang sehat dan dipercaya masyarakat.
Menurut dia, perusahaan daerah memiliki posisi strategis karena berperan langsung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh sebab itu, penguatan integritas dan tata kelola harus menjadi perhatian utama setiap BUMD.
Selain sesi sosialisasi, kegiatan juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi antara peserta dan narasumber untuk membahas tantangan dalam penerapan prinsip integritas di lingkungan kerja serta langkah-langkah yang dapat dilakukan guna meminimalkan potensi penyimpangan.
Langkah yang dilakukan PDAM Tirta Asasta Depok mendapat apresiasi karena dinilai menunjukkan keseriusan perusahaan dalam membangun sistem kerja yang mengedepankan transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas.
Melalui kolaborasi dengan KPK, perusahaan berharap dapat memperkuat budaya antikorupsi di seluruh lini organisasi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan yang diberikan.
PDAM Tirta Asasta Depok juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan tata kelola secara berkelanjutan guna menghadirkan layanan air bersih yang berkualitas, andal, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(ard-red)












